oleh

Gubernur Sulteng Resmikan 4 Unit Puskesmas di Kabupaten Bangkep (Berita MPI)

BANGGAI KEPULAUAN, SULAWESI TENGAH, MPI_Sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), yakni Puskesmas Totikum Selatan, Lubi-Lumbia, Lolantang dan Boneposu, diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Drs. H. Longky Djanggola, M.Si., Selasa (15/09).

Peresmian secara simbolis 4 Puskesmas ini dipusatkan di Puskesmas Desa Kanali, Kecamatan Totikum Selatan, dan dihadiri sejumlah pejabat.

Yakni Bupati Bangkep, H. Rais D Adam; Ketua DPRD Bangkep, Rusdin Sinaling; Kapolres Bangkep, AKBP Reza A Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H.; Dandim 1308/LB yang diwakili oleh Danramil 1308-10/Salakan, Kapten Inf Abd. Aziz; Sekda Bangkep, Rusli Moidadi, S.T., M.M.; Pabung Bangkep, Mayor Inf Sutikno; Kapolsek Totikum, IPDA Rudi; Babung Totikum, Serma J. Ferry.; para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, Camat, Kades/lurah dan Kapus lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkep; pimpinan BUMN/BUMD, dan undangan lainnya.

Dalam laporannya, Bupati Bangkep, H. Rais D Adam, menyampaikan bahwa Pemkab Bangkep terus berupaya untuk meningkatkan mutu, kualitas dan kuantitas pembangunan, termasuk penyediaan sarana prasarana di bidang kesehatan. Salah satunya yakni pembangunan kembali gedung baru Puskesmas.

Lebih lanjut ia mengatakan saat ini fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Bangkep terdiri dari 1 RSUD yaitu RSUD Trikora Salakan dengan status RS Tipe C, 1 RSU Pratama yaitu RSUP Bilabanggai Lumbi-Lumbia dengan status RS Tipe D.

Serta 2 Puskesmas Terakreditasi Madya dan 11 Puskesmas Terakreditasi dasar yang terdiri dari 7 Puskesmas rawat inap dan 6 Puskesmas non rawat inap, yang tersebar di 12 Kecamatan.

Rais memaparkan 4 gedung baru Puskesmas tersebut terdiri dari 3 Puskesmas relokasi dari bangunan Puskesmas lama dan 1 Puskesmas baru yang dibangun menggunakan dana APBN DAK Fisik TA 2019.

Diuraikan untuk Puskesmas Totikum Selatan, adalah Puskesmas dengan bangunan dua lantai dengan status Puskesmas non rawat inap yang ditingkatkan menjadi Puskesmas rawat inap, terletak di wilayah Kecamatan Totikum Selatan, dengan nilai kontrak pembangunan Rp 7.607.516.349 (Tujuh milyar enam ratus tujuh juta lima ratus enam belas ribu tiga ratus empat puluh sembilan rupiah).

Dan Puskesmas Lumbi-lumbia adalah Puskesmas non rawat inap dengan bangunan 1 lantai yang nantinya akan ditingkatkan statusnya menjadi Puskesmas rawat inap, dengan nilai kontrak pembangunan Rp 2.130.000.000.- (Dua milyar seratus tiga puluh juta rupiah).

“SK peningkatan status Puskesmas Lumbi-Lumbia yang terletak di wilayah Kecamatan Buko Selatan, saat ini sedang dalam pengurusan,” urainya.

Sementara itu, Puskesmas Lolantang yang terletak di wilayah Kecamatan Bulagi Selatan, juga merupakan Puskesmas non rawat inap dengan bangunan 2 lantai yang ditingkatkan menjadi Puskesmas rawat inap dengan nilai kontrak pembangunan Rp 7.400.000.000.- (Tujuh milyar empat ratus juta rupiah).

Sedangkan Puskesmas Bonepuso merupakan Puskesmas baru non rawat inap dengan bangunan 1 lantai, yang juga terletak di wilayah Kecamatan Bulagi Selatan, dengan nilai kontrak pembangunan Rp 2.073.000.000.- (Dua milyar tujuh puluh juta rupiah).

“Total dana pembangunan ke 4 Puskesmas ini berjumlah Rp 19.210.516.349 (Sembilan belas milyar dua ratus sepuluh juta lima ratus enam belas ribu tiga ratus empat puluh sembilan rupiah), diluar prasarana seperti Alkes, Ipal, Ambulance dan lain-lain. Dengan adanya ketambahan Puskesmas Bonepuso, maka Puskesmas di Kabupaten Bangkep menjadi 14 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan,” tandasnya.

Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Sulteng, Drs. H. Longky Djanggola, M.Si. mengatakan dengan diresmikannya Puskesmas tersebut diharapkan pelayanan kesehatan serta memotivasi seluruh insan kesehatan untuk dapat melahirkan inovasi guna menyelesaikan masalah kesehatan di bumi Trikora, semakin meningkat.

“Terutama adalah bagaimana upaya agar terus mengatasi Stunting, serta kasus kematian ibu dan anak, yang merupakan salah satu kasus tertinggi di daerah ini,” tegasnya.

Longky menambahkan pembangunan Puskesmas merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan serta memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Salah satu standar fasilitas public layanan yang berkualitas kepada masyarakat adalah adanya fasilitas kesehatan. Pembangunan Puskesmas ini merupakan bentu komitmen pemerintah dalam menghadirkan serta memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tandasnya.

Peresmian secara simbolis ini dilaksanakan dengan melakukan penekanan tombol secara bersama Forkopimda Bangkep, penandatanganan prasasti, dan penyerahan sertifikat penghargaan dari Pemkap Bangkep kepada rekanan pelaksana pembangunan Puskesmas.(dewi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed